Dua Jemaah Haji Malaysia Meninggal, Total yang Wafat Jadi Tujuh

Jemaah Haji di Mekkah, Arab Saudi | FOTO: THE STAR

sukabumiNews, KUALA LUMPUR – Dua jemaah haji Malaysia kembali dikabarkan meninggal dunia, sehingga jumlah total yang wafat menjadi tujuh orang, kata Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Agama) Datuk Dr Mohd Na’im Mokhtar.

Menteri mengatakan Siti Hawa Ibrahim, 64, dari Terengganu dan Abdul Hakim Awang, 76, dari Kedah – meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit Arab Saudi.

“Siti Hawa meninggal karena serangan jantung sementara Abdul Hakim meninggal karena infeksi paru-paru. Tabung Haji akan melakukan segala yang diperlukan untuk membantu keluarga terdekat mereka dan mengatur urusan haji mereka,” kata Mohd Na’im, dilansir The Star.

Sebelumnya, Mohd Na’im bertemu dengan jamaah haji Malaysia yang tengah berangkat menuju dataran Arafah untuk melaksanakan wukuf pada Hari Arafah.

Sekitar 31.600 jemaah haji Malaysia akan bergabung dengan sekitar dua juta jemaah haji lainnya untuk berkumpul di dataran Arafah dan menghabiskan hari dengan berdoa dan berdzikir.

“Pergerakan jemaah haji Malaysia dimulai pukul 06.30 WIB, sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Al Masiah (Masyarik) dan Tabung Haji. Jemaah bergerak secara bertahap, agar perjalanan tertib dan nyaman.

Read More
BACA Juga: Haji Bukan Sekadar Kesan, Tapi Kesinambungan Pesan

“Jarak dari Mekkah ke Arafah adalah 20 kilometer dan memakan waktu sekitar 45 hingga 60 menit. Tabung Haji dan perusahaan Saudi Al Masiah memperkirakan bahwa seluruh operasi pengangkutan jamaah haji ke Arafah akan memakan waktu antara enam hingga delapan jam.

“Sebanyak 80 orang jamaah haji sakit dan lanjut usia akan melaksanakan ritual wukuf di padang Arafah melalui program Safari Wukuf yang dimulai besok.

“Delapan bus yang dimodifikasi khusus, dengan tempat duduk yang diubah menjadi seperti tempat tidur, akan digunakan untuk mengangkut para peziarah ini,” kata Mohd Na’im.

Pemerintah Saudi telah mengeluarkan aturan karantina bagi jamaah haji pada Hari Arafah antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore karena cuaca yang sangat panas untuk menghindari sengatan panas dan kematian.

Peziarah diperintahkan untuk tetap berada di tenda dan tidak berjalan ke tempat suci mana pun pada siang hari.

Suhu telah meningkat di atas 47 derajat Celsius dalam beberapa hari terakhir dan diperkirakan akan melampaui 50 derajat Celsius.

BACA Juga: Ribuan Jemaah Haji Mulai Bergerak ke ‘Arafah pada 4 Juni 2025

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2025


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts