Kepala BKN Bocoran Sistem Baru Seleksi CPNS 2026, Pelamar Siap-siap!

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan. (bkn.go.id)

sukabumiNews.id, JAKARTA – Pemerintah mulai memberi sinyal kuat bahwa rekrutmen CPNS 2026 akan membawa perubahan besar, terutama dari sisi sistem seleksi.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) membocorkan adanya 3 skema baru tes CPNS yang dirancang lebih fleksibel, efisien, dan ramah bagi pelamar.

Langkah ini diambil setelah evaluasi seleksi CPNS tahun-tahun sebelumnya yang dinilai mahal, melelahkan, dan memberi tekanan besar karena sistem “sekali tes, sekali kesempatan”.

Mengutip instagram studicpns.id, tiga skema baru tes CPNS tersebut yaitu;

1. Tes CPNS Bisa Dilakukan Kapan Saja

Pelamar tidak lagi harus menunggu jadwal tes nasional serentak.

Dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) di BKN, peserta nantinya dapat mengikuti tes lebih fleksibel sesuai kesiapan.

Read More

Artinya, tes CPNS tidak lagi menumpuk di satu waktu tertentu.

2. Nilai SKD Berlaku Selama Dua Tahun

Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tidak langsung hangus.

Nilai tes akan berlaku hingga dua tahun, mirip sistem sertifikat TOEFL.

“Nanti hasil tes ini seperti tes TOEFL, bisa dipakai selama dua tahun,” ujar Kepala BKN

Dengan skema ini, pelamar bisa memanfaatkan satu hasil tes untuk melamar ke beberapa instansi berbeda selama masa berlaku.

3. Subtes yang Gagal Bisa Diulang, Tidak Harus Tes Ulang Semua

Jika peserta hanya gagal di satu subtes، misalnya Tes Intelegensi Umum (TIU) tetapi lulus TWK dan TKP, maka pada kesempatan berikutnya cukup mengulang subtes yang belum lulus.

“Yang tidak lulus uji kompetensi hanya mengulang pada bagian yang tidak lulus,” kata Prof. Zudan.

Keuntungan bagi Pelamar CPNS 2026

  • Kesempatan lebih banyak: Gagal di satu instansi, bisa langsung daftar ke instansi lain
  • Hemat waktu & tenaga: Tidak perlu tes ulang dari awal
  • Persiapan lebih fleksibel: Tes bisa diambil saat benar-benar siap
  • Tekanan mental berkurang: Tidak lagi terjebak pola “gagal = tunggu setahun”

Tantangan yang Perlu Diantisipasi

  • Persaingan makin ketat, karena satu nilai bisa dipakai berkali-kali
  • Strategi melamar makin rumit, tiap instansi punya jadwal berbeda
  • Pelamar harus aktif memantau info, tidak lagi terpusat pada satu kalender nasional
  • Risiko salah pilih instansi, karena mengejar peluang cepat

CPNS 2026: Dari Mana Kesiapannya?

Dari sisi kebijakan, pemerintah sudah menunjukkan kesiapan:

  • Anggaran CPNS 2026 telah disiapkan, termasuk untuk kementerian baru dan daerah
  • Banyak ASN akan pensiun dalam dua tahun ke depan
  • Sejumlah instansi sudah melaporkan kebutuhan formasi
  • Rekrutmen CPNS dipandang sebagai instrumen membuka lapangan kerja

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa belanja negara ke depan diarahkan untuk mendorong ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, termasuk lewat jalur CPNS.

Sementara itu, Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan bahwa pemerintah masih menghitung kebutuhan riil dan berpotensi memprioritaskan fresh graduate.

Lalu, Kapan Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka?

Hingga kini, pemerintah masih memprioritaskan penyelesaian seleksi CASN 2024. Pembahasan CPNS 2026 masih dalam tahap kajian, baik dari sisi anggaran, teknis, maupun koordinasi lintas instansi.

Masyarakat pun diimbau tidak mudah percaya pada informasi tidak resmi dan selalu memantau kanal pemerintah. Meski jadwal resmi belum diumumkan, CPNS 2026 hampir pasti membawa wajah baru seleksi ASN.

Sistem yang lebih fleksibel memberi peluang lebih luas, tetapi juga menuntut pelamar lebih strategis, adaptif, dan disiplin memantau informasi.

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts