Desakan agar Jembatan Gantung Leuwidingding segera direnovasi ini belakangan telah disampaikan kepada Bupati Sukabumi Asep Japar melalui tandatanga oleh sedikitnya sebanyak 2.100 warga.
sukabumiNews, KAB SUKABUMI – Warga masyarakat Desa Tanjung Sari Kecamatan Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi Jawa Barat mendesak Pemerintah segera merenovasi Jembatan Gantung Leuwidingding sepanjang lebih kurang 60 meter.
Pasalnya kondisi jembatan yang melintasi Sungai Cimandiri, penghubung 4 desa dan 3 kecamatan ini dinilai sudah tua, sehingga dikhawatirkan akan menelan korban jiwa akibat kecelakaan.
Empat desa dan tiga kecamatan tersebut yakni Desa Sirnaresmi Kecamatan Gunungguruh, Desa Parakan Lima Kecamatan Cikembar, Desa Tanjung Sari Kecamatan Jampang Tengah, Desa Wangunreja dan Desa Sukabmaju Kecamatan Nyandung.
Ketua RW 01 Desa Tanjung Sari Kecamatan Jampang Tengah, Saepuloh, mengatakan, ada dua Jembatan Lewidingding. Yang pertama – di bawah – dibangun pada jaman Belanda yang kini sudah tidak bisa diakses lantaran sudah rusak parah.
“Yang kedua – di atasnya – ini dibangun pada tahun 2000 dari dana program Cash Transfer Program (CTP), sehingga jika dihintung sampai sekarang, jembatan gantung yang kedua ini sudah berusia 25 tahun,” ujar Saepuloh, didampingi Ketua RT 06 Jajang Junaedi, dan Ketua RT 01 RW 01, Jaenudin, kepada sukabumiNews, ditemui di lokasi Jembatan, Ahad (21/9/2025).
BACA Juga: Gubernur Jabar Dibantu Bupati Asjap dan Forkopimda Bersihkan Sampah di Sungai Cipalabuan
Saepuloh mengungkapkan, sebetulnya dulu masyarakat mengingingin jembatan penghubung ini tidak dibangun seperti ini. Tapi pertama, paling tidak sebisa mungkin ada penyangga supaya membantu ada kekuatan.
“Dan yang ke dua masyarakat sebetulnya bukan pengen jembatan gantung seperti ini, tapi paling tidak, bisa masuk kendaraan rioda empat lah,” ucapnya.
“Jika bisa dilaui kendaraan roda empat, hasil pertanian di sini bisa diangkut ke luar kecamatan atau ibu kota dengan biaya lebih murah, sehingga ini bisa meningkatkan tarap ekonomi warga masyarakat setempat,” terangnya.
Oleh karena itu, atas nama warga masyarakat, Saepuloh meminta agar Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, segera merenovasi akses jembatan penghubung antar 4 desa dan 3 kecamatan tersebut.
“Kami juga berharap semoga Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi bisa mendengar aspirasi kami ini,” tutupnya.
BACA Juga: Wapres RI Didampingi Bupati Sukabumi Tinjau Jembatan Putus di Bojongkopo Simpenan
Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2025









