sukabumiNews.id, KEBONPEDES – Peternakan ayam petelur kini menjadi salah satu unit usaha unggulan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif ini terbukti efektif dalam memperkuat ketahanan pangan desa, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Seperti yang sedang dikembangkan BUMDes Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Kepala Desa Cikaret, Usep Saepulrohmat, menjelaskan, usaha peternakan ayam petelur tersebut dipilih melalui musyawarah desa khusus dalam rangka penyertaan modal Bumdes.
“Untuk memenuhi program ketahanan pangan dari Pemerintah Pusat, melalui musyawarah desa khusus kami sepakat memilih usaha peternakan ayam petelur sebagai program Bumdes,” ujarnya kepada sukabumiNews, ditemui Kamis (12/2/2026).
Saat ini, lanjut dia, peternakan tersebut telah berjalan dengan baik dan menunjukkan tingkat produktivitas yang tinggi.
“Alhamdulillah dari total 800 ekor ayam petelur yang dipelihara, produktivitasnya telah mencapai 85 persen pada usia 25 minggu. Artinya, dari 800 ekor ayam, sudah menghasilkan sekitar 680 butir telur per hari,” terang Usep.
Usep memprediksi, pada masa puncak produksi nanti, tingkat produktivitas bisa mencapai hingga 96 persen. Dan keberhasilan ini, menurutnya, tidak lepas dari pemilihan benih dan bibit unggul serta perawatan yang optimal.
Usep menjelaskan bahwa dalam menjalankan program ini, Pemerintah Desa Cikaret menggandeng Dinas Peternakan serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi. “Pendampingan dilakukan mulai dari konsultasi kesehatan ayam hingga pelaksanaan vaksinasi,” katanya.
Dikatakannya bahwa Pemerintah Desa Cikaret berencana untuk mengembangkan program peternakan tersebut. “Saat ini masih dalam tahap perundingan, apalagi di Dana Desa 2026 juga ada program ketahanan pangan,” imbuhnya.
Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.









