Pernyataan bahwa Dewan Perdamaian Gaza tidak hanya akan berfokus pada Gaza, tetapi juga menjadi platform bagi konflik global lainnya, disebut sebagai indikasi ambisi tersebut.
Ia menekankan bahwa agar Dewan Perdamaian Gaza tidak hanya menjadi mekanisme prestise, diperlukan langkah konkret di lapangan. Tanpa implementasi nyata, inisiatif itu berisiko menjadi sekadar rangkaian pertemuan dan deklarasi.
Erboga menyimpulkan bahwa dari sisi struktur dan cara kerja, Dewan Perdamaian Gaza merupakan upaya yang dirancang sebagai capaian diplomatik utama Trump sekaligus bagian dari upaya Amerika Serikat untuk memulihkan tatanan dunia berbasis aturan.
BACA Juga: Ekonom Wanti-wanti Risiko Masuknya Indonesia ke Dewan Perdamaian
Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.









