PM Anwar Sebut Malaysia dan India Berpotensi Menjadi Suara bagi Dialog Regional

PM Anwar mengatakan bahwa dunia saat ini menghadapi berbagai ketidakpastian, dan kawasan ini membutuhkan kerja sama yang melampaui sekadar kepentingan diri sendiri. (Sumber: Bernama)

sukabumiNews.id, KUALA LUMPUR – Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim percaya bahwa hubungan strategis antara Malaysia dan India dapat menjadi suara yang memprioritaskan dialog daripada persaingan sempit.

Menurutnya, dunia saat ini menghadapi berbagai ketidakpastian, dan kawasan ini membutuhkan kerja sama yang melampaui sekadar kepentingan diri sendiri.

“Di dunia yang menghadapi ketidakpastian, kawasan ini membutuhkan suara yang memprioritaskan dialog daripada permusuhan, dan kerja sama daripada kepentingan pribadi yang sempit.”

“Malaysia dan India dapat menjadi bagian dari suara-suara itu,” katanya saat menyampaikan pidato utama di The Mines Convention Centre bersama komunitas India hari ini.

Pidato Anwar disampaikan di hadapan ribuan pengunjung dan Perdana Menteri India Narendra Modi, bertepatan dengan kunjungan resmi dua harinya yang ketiga.

Pada saat yang sama, Anwar menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan India yang meliputi perdagangan, teknologi, pendidikan, dan budaya.

Read More

“Karena nilai kemitraan antar negara pada akhirnya diukur dari dampaknya terhadap kehidupan masyarakat biasa,” katanya.

BACA JugaPM Anwar Sebut Dukungan Malaysia pada Rencana Trump Soal Gaza Masih Terbatas

Kunjungan Modi merupakan kunjungan balasan dari kunjungan resmi Perdana Menteri Malaysia ke India pada Agustus 2024.

Menurut Kementerian Luar Negeri, kedua pemimpin tersebut diharapkan akan mengevaluasi kemajuan hubungan bilateral Malaysia-India dan menjajaki peluang kerja sama baru di Kantor Perdana Menteri pada hari Ahad.

Hal ini mencakup bidang perdagangan dan investasi, pertahanan dan keamanan, tenaga kerja, pariwisata, konektivitas, pertanian, dan pendidikan.

Setelah pertemuan bilateral, kedua pemimpin akan menyaksikan pertukaran beberapa Nota Kesepahaman (MoU), termasuk di bidang pencegahan korupsi, pelatihan pelaut dan standar sertifikasi, serta manajemen bencana.

Selain itu, ditandatangani pula Perjanjian Produksi Audio Visual, Memorandum Kerja Sama (MoC) di bidang ketenagakerjaan, dan Pertukaran Nota (EoN) yang melibatkan semikonduktor, perawatan kesehatan, keamanan nasional, serta pendidikan dan pelatihan teknik dan kejuruan (TVET).

Selain itu, pertukaran surat (EoL) mengenai kerja sama perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga diadakan.

Kedua pihak juga akan menyerahkan Perjanjian Kerangka Kerja dari Aliansi Kucing Besar Internasional (IBCA).

Wisma Putra mengumumkan bahwa total perdagangan Malaysia-India pada tahun 2025 akan mencapai RM79,49 miliar (ASD18,59 miliar), dengan ekspor Malaysia ke India senilai RM52,30 miliar, sementara impor dari India mencapai RM27,19 miliar.

BACA JugaPM Anwar Perintahkan Penghentian Sementara Kunjungan Menteri dan Wakil Menteri ke Luar Negeri

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts