Bupati Bogor Tepis Isu Ratusan Orang Terjebak di Tambang Emas Pongkor

Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Jajaran Forkopimda. (Dok/Antara)

sukabumiNews.id, KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menepis kabar simpang siur yang menyebutkan adanya ratusan orang terjebak akibat kemunculan asap beracun di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) UBPE Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia memastikan informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Rudy menjelaskan, sejak kabar itu beredar, Pemerintah Kabupaten Bogor langsung bergerak cepat bersama aparat keamanan serta manajemen PT Antam untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Langkah ini dilakukan guna memastikan informasi yang beredar benar-benar akurat dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Kami turun langsung ke Nanggung dan menggelar rapat bersama pimpinan Antam, Kapolres, serta Dandim. Dari hasil verifikasi, isu mengenai ratusan korban itu tidak benar,” ujar Rudy saat memberikan keterangan di Koramil Nanggung, Rabu, 14 Januari 2026, disitat VOA Bogor.

BACA JugaDirut PT Jatikawi Mandiri Tbk Sukabumi Dukung KDM Bersih-Bersih Tambang Ilegal di Jabar

Ia mengungkapkan, angka 700 yang sempat ramai diperbincangkan bukanlah jumlah korban, melainkan penamaan level atau portal kerja di dalam area tambang. “Yang dimaksud masyarakat itu level 700, bukan 700 orang terjebak. Ini perlu diluruskan agar tidak terjadi kesalahpahaman,” tegasnya.

Meski demikian, Rudy menyatakan pemerintah daerah tetap membuka ruang klarifikasi jika muncul informasi lain di luar aktivitas resmi PT Antam. Menurutnya, setiap laporan akan ditindaklanjuti dan disampaikan kepada publik berdasarkan data dan fakta di lapangan.

“Apabila ada informasi tambahan yang beredar, kami akan pastikan terlebih dahulu kebenarannya. Pemerintah tidak ingin berspekulasi, semuanya harus berbasis fakta,” tambahnya.

Read More
BACA JugaGeger! Warga Kp Cipetir Cidadap Sukabumi Tewas Dipatuk Ular Kobra

Rudy juga menjelaskan, peristiwa yang terjadi sebenarnya adalah kemunculan asap di salah satu level tambang sekitar pukul 00.30 WIB. Saat kejadian tersebut, tidak ada kegiatan penambangan resmi yang sedang berlangsung.

Sebagai langkah antisipasi awal, Pemkab Bogor sempat mengerahkan mobil pemadam kebakaran, BPBD, ambulans, serta personel terkait. Hal ini dilakukan karena informasi awal yang diterima menyebutkan adanya kemungkinan korban.

“Semua unsur kami siagakan. Namun setelah dilakukan pengecekan bersama pihak Antam dan aparat keamanan, dipastikan tidak ada satu pun karyawan Antam yang menjadi korban,” jelas Rudy.

Sementara itu, General Manager PT Antam UBPE Pongkor, Nilus Rahmat, memastikan seluruh pekerja dalam kondisi aman. Ia menegaskan tidak ada karyawan yang terjebak, dan area terdampak asap telah dikosongkan sesuai prosedur keselamatan kerja.

BACA JugaPT Nawakara Hadirkan Ekosistem Keamanan Proaktif untuk Kawasan Industri

“Seluruh karyawan Antam dalam keadaan selamat. Aktivitas di lokasi terdampak kami hentikan sementara sampai situasi benar-benar aman,” kata Nilus.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, juga memastikan tidak terjadi ledakan di area pertambangan. Menurutnya, insiden tersebut murni kemunculan asap yang telah ditangani oleh pihak perusahaan.

“Tidak ada ledakan dan tidak ada korban. Asap muncul di salah satu level tambang dan sudah ditangani sesuai prosedur,” ujarnya.

Hingga kini, penyebab pasti munculnya asap masih dalam tahap penyelidikan. Tim belum dapat memasuki area tambang secara penuh karena harus menunggu kadar gas berada pada ambang aman sesuai standar keselamatan. (Ahdhia)

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts