Dapur SPPG Belum Memiliki IPAL Terancam Ditutup

Ketua Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Sukabumi Andri Setiawan (sukabumiNews FOTO: Prim RK)

sukabumiNews.id, KOTA SUKABUMI – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Jika tidak, maka dapat dikenakan sanksi tegas hingga penutupan dapur.

Hal ini ditegaskan Ketua Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Sukabumi Andri Setiawan kepada sukabumiNews saat ditenui di kantornya, Senin (9/2/2026).

“Sesuai peraturan Kementerian Lingkungan Hidup yang akan diberlakukan penuh pada tahun 2026, maka setiap dapur SPPG harus memiliki IPAL. Karena itu kami melakukan sosialisasi bersama DLH dengan mengundang kepala-kepala SPPG,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara yang diperoleh, dari total 46 dapur SPPG yang ada di Kota Sukabumi, baru 16 dapur yang telah direkomendasikan dan dilakukan pengecekan langsung oleh DLH. Sisanya masih dalam tahap evaluasi dan pembinaan.

BACA JugaSPPG Berkah Cireunghas Mengaku Dapurnya Telah Memenuhi Standar Profesional

Andri menjelaskan bahwa Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyampaikan secara terbuka melalui akun media sosial TikTok bahwa dapur SPPG yang tidak mengindahkan kewajiban IPAL dapat dikenakan sanksi tegas hingga penutupan dapur.

“Kepala BGN sudah mensosialisasikan, apabila masih ada dapur SPPG yang tidak mengindahkan kewajiban IPAL, maka dapur tersebut bisa ditutup,” tegasnya.

Read More

Andri mengimbau kepada seluruh pengelola dapur SPPG di Kota Sukabumi agar mematuhi aturan yang berlaku, baik dari BGN maupun dari DLH yang menjadi bagian dari tim pengawasan.

“Jika masih ada yang tidak patuh, kita bisa melaporkan ke BGN,” tegasnya.

BACA JugaBGN Minta Mitra SPPG Tidak Boleh Lepas Tanggung Jawab dari Dapur MBG

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts