sukabumiNews, CISAAT – Salah seorang Kepala Desa (Kades) di wilayah Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi sungguh luar biasa hebat. Pasalnya, meski disinyalir menggunakan ijazah palsu, Kades ini telah lolos selama dua kali pencalonan, dan kini ia masih menjabat sebagai Kades.
Isu tersebut diketahui dari masyarakat setempat. Menurut mereka, oknum Kades ini diduga telah menggunakan ijazah palsu dalam pencalonan, hingga dua periode lolos menjadi Kepala Desa Gunung Jaya.
Guna memastikan dugaan tersebut, tim media mencoba mengonfirmasi Kades yang disebut-sebut telah menggunakan ijazah palsu dalam pencalonannya, melalui WhatsApp, bahkan dilanjutkan dengan mendatangi kantor desanya pada Jum’at, 29 Agustus 2025.
“Namun sayang, sampai detik tidak ada respon dari yang bersangkutan,” ungkap Team media Newsbin, yang turut menelusuri isu tersebut, dalam pesan tertulis kepada sukabumiNews, Sabtu (30/8).
BACA Juga: Jokowi: Ada Agenda Besar Politik di Balik Isu Ijazah Palsu dan Pemakzulan Wapres
Tidak berhenti sampai di situ, menurutnya, Team Newsbin pun mencoba untuk melangkah lebih jauh, dengan meminta pihak Kecamatan Cisaat Kasi Binwas untuk memfasilisati pertemuan dengan oknum Kades yang bersangkutan.
“Saat itu, kami Team Newsbin beretemu dengan Pihak Kecamatan Cisaat yang diwakili oleh Kasi Binwas. Ia menyampaikan bahwa pihaknya bisa memberikan fasilitas untuk pertemuan selanjutnya, karena memang dalam hal ini harus bertemu langsung dan disaksikan oleh Pihak Kecamatan,” ungkapnya.
Hanya saja, kata dia, dari pihak Kecamatan hanya bisa mempasilitasi untuk bisa di mempertemukan antara team dengan Kepala Desa yang dimaksud. “Selebihnya saya kembalikan kepada antara dua belah pihak, silahkan,” ujar Kasi Binwas.
Pertemuan di Ruang Binwas: Team Newsbin Tidak Bertemu Kades, Sekmat Sebut Ijazah Tidak Rasional
Sangat disayangkan, saat pertemuan berlangsung di ruangan Binwas, oknum Kades tersebut tidak menemui Team Newsbin, malah dikabarkan menunggu di depan, tepatnya di bagian Pelayanan, yang pada akhirnya Team Newsbin tidak berhasil melakukan tatap muka langsung dengan Kades.
Saat itu, Sekmat Cisaat kembali menghubungi Kades. Namun Oknum Kepala Desa tersebut menjawab bahwa dirinya tidak bisa melakukan pertemuan karena ia bermaksud melakukan perjalanan ke Kuningan.
“Saya menghubungi tadi sekitar pukul 10.30 WIB, namun Kepala Desa menjawab bahwa ia tidak bisa karena pada jam 13.00 ia mau berangkat ke Kuningan,” kata Sekmat sambil menunjukkan hasil kumunikasinya dengan Kades melalui WatsApp kepada Team Newsbin.
Disinggung soal data Ijazah Palsu yang dimiliki Tim Newsbin, Sekmat mengatakan bahwa hal itu tidak rasional. “Kalau saya lihat, tidak rasional, karena dihitung antara Ijazah dengan usianya juga tidak rasional,” ucap Sekmat.
BACA Juga: Jokowi: Ada Agenda Besar Politik di Balik Isu Ijazah Palsu dan Pemakzulan Wapres
Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2025









