
Brigadir Jenderal Hassan Jouni mencatat bahwa jet tempur yang jatuh kemungkinan besar adalah F-15E, yang merupakan pesawat berat dibandingkan dengan siluman F-35
Johnny mencatat bahwa jet tempur yang jatuh kemungkinan besar adalah F-15E, yang merupakan pesawat berat dibandingkan dengan siluman F-35, sehingga lebih rentan untuk dideteksi karena tanda panasnya yang lebih besar, terutama ketika dilengkapi dengan amunisi berat untuk melakukan serangan presisi.
Dia menjelaskan bahwa meskipun pesawat ini dilengkapi dengan sistem peperangan elektronik canggih, mereka mungkin terpaksa terbang di ketinggian rendah ketika menargetkan sasaran sensitif, sehingga menempatkan mereka dalam jangkauan sistem pertahanan udara yang mungkin masih aktif atau telah diaktifkan kembali.
Johnny menilai, penembakan jatuh pesawat tempur AS tersebut bukan sekadar peristiwa taktis, namun membawa implikasi strategis terkait kemampuan Iran menantang superioritas udara Amerika, apalagi operasi udara merupakan pilar utama dalam perang ini.
Sepanjang serangan ke Iran, sejumlah pesawat tempur AS telah jatuh atau berhenti beroperasi. Pada 1 Maret, tiga F-15E ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Kuwait dalam insiden “salah tembak”.
Foto kehancuran Boeing E-3 Sentry, pesawat terpenting milik Angkatan Udara AS, akibat serangan Iran ke pangkalan Pangeran Sultan di Saudi, Jumat (27/3/2026). – (X)
Pada 19 Maret sebuah jet tempur F-35 AS terpaksa melakukan pendaratan darurat di pangkalan udara AS di Timur Tengah setelah dihantam tembakan Iran. Ini pertama kalinya pesawat canggih yang sangat mahal terkena serangan.
Sementara enam tentara AS tewas saat pesawat pengisi bahan bakar KC-135 AS jatuh di Irak barat. Pesawat itu hilang saat terbang di atas wilayah udara Irak pada 12 Maret. AS mengeklaim jatuhnya pesawat tersebut bukan karena tembakan musuhmeski kelomok perlawanan di Irak mengeklaim bertanggung jawab.
Pesawat sistem peringatan dan kontrol lintas udara E-3 Sentry AS juga dihancurkan di pangkalan udara Prince Sultan di Arab Saudi pada 27 Maret dalam serangan Iran.
Sumber: REPUBLIKA.CO.ID
Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.







