Prajurit TNI Gugur Saat Israel Serang Pangkalan Perdamaian di Lebanon

Kendaraan pengangkut personel Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) berpatroli di dataran Lebanon selatan di wilayah Khiam di perbatasan dengan Israel pada 10 Oktober 2023. (JOSEPH EID/AFP)
Kronologi TNI Gugur di Lebanon saat Israel Serang Pangkalan Pasukan Perdamaian Indonesia

sukabumiNews.id, JAKARTA – Serangan artileri Israel menghantam pangkalan yang menampung pasukan Indonesia di distrik Marjayoun di Lebanon Selatan. Akibat serangan ini, seorang prajurit TNI dan sejumlah personel luka-luka.

Insiden tersebut menimbulkan kekhawatiran baru tentang keselamatan pasukan internasional di tengah meningkatnya ketegangan lintas batas di wilayah tersebut.

Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan penembakan tersebut menghantam markas yang digunakan oleh kontingen Indonesia dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di kota Adshit al-Qusayr.

Dikutip dari Yeni safak pada Senin (30/3/2026), Juru bicara pasukan PBB Candice Ardiel, mengatakan sebuah proyektil meledak semalam di lokasi PBB dekat Adshit al-Qusayr, menyebabkan beberapa pasukan penjaga perdamaian terluka.

“Sebuah proyektil meledak di posisi PBB, melukai sejumlah personel,” katanya, tanpa memberikan detail lebih lanjut tentang kondisi para korban luka.

Daerah tersebut terletak dekat dengan zona perbatasan yang rawan konflik antara Lebanon dan Israel. Baku tembak telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Read More
BACA Juga: TNI AD Siap Terjunkan Pasukan ke Gaza untuk Jalanakan Misi Perdamaian

Insiden tersebut menggarisbawahi meningkatnya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian PBB yang ditempatkan di Lebanon selatan, sebuah wilayah yang telah berulang kali mengalami peningkatan ketegangan antara pasukan Israel dan kelompok-kelompok bersenjata.

UNIFIL, yang dibentuk untuk memantau gencatan senjata di sepanjang Garis Biru, mencakup kontingen dari berbagai negara, termasuk Indonesia, dan memainkan peran kunci dalam menjaga stabilitas di sepanjang perbatasan.

Pihak berwenang Israel belum memberikan komentar langsung mengenai serangan tersebut, dan rincian lebih lanjut tentang keadaan insiden tersebut masih belum jelas karena investigasi masih berlangsung.

Konfirmasi dari TNI

Satgas Indonesian Battalion Kontingen Garuda UNIFIL (United Nation Interim Force In Lebanon) turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-73 di markas besar mereka di Lebanon. (screengrab video)

TNI mengonfirmasi satu prajuritnya yang tergabung dalam UNIFIL gugur dalam tugas di Lebanon Selatan. Satu prajurit TNI lainnya mengalami luka berat dan 2 lainnya luka ringan.

TNI yang gugur tersebut sedang bertugas sebagai penjaga perdamaian di pos jaga Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL), Minggu (29/3). Pos jaga yang berada di dekat Adchit Al Qusayr itu terkena serangan artileri di tengah konflik Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon selatan.

“Kami mengonfirmasi adanya terdapat korban dari prajurit TNI, yaitu 1 orang meninggal dunia, 1 dalam kondisi luka berat, dan 2 luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (30/3/2026).

Saat ditanya ihwal identitas prajurit yang gugur, Rico menyerahkan kepada Mabes TNI. “Itu ranahnya Mabes TNI,” tutur Rico.

BACA Juga: Sekjen PBB Kutuk Serangan Israel di Lebanon Tewaskan Pasukan UNIFIL Indonesia

Sumber: Liputan6.com

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts