Iran Keluarkan Sistem Canggih: Dua Jet Tempur AS Jatuh, Dua Black Hawk Diserang

Pesawat A-10 Thunderbolt II Angkatan Udara AS terbang di atas wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS Juni 2020. Jenis pesawat ini ditembak jatuh militer Iran pada Jumat (3/4/2026). | Foto: USAF/Justin Parsons

Sebelumnya, jaringan Amerika Newsmax melaporkan bahwa helikopter Black Hawk Amerika terkena tembakan Iran. Jaringan tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai lokasi dan sifat serangan tersebut.

Helikopter UH-60L Blackhawk menerbangkan misi tingkat rendah di Irak. – (Wikimedia Commons)

Black Hawk adalah helikopter serang utama Angkatan Darat AS pada khususnya dan penerbangan militer global pada umumnya. Perannya tidak terbatas pada aspek militer, tetapi juga mencakup evakuasi tentara yang terluka dan memberikan bantuan medis.

Black Hawk dirancang untuk membawa 11 tentara ditambah 3 anggota awak, dan dapat mengangkut sebuah howitzer dan 30 peluru

Black Hawk dirancang untuk membawa 11 tentara ditambah 3 anggota awak, dan dapat mengangkut sebuah howitzer dan 30 peluru. Ini diproduksi oleh Sikorsky, yang secara resmi mulai memproduksinya pada tahun 1976, dan secara resmi mulai digunakan pada tahun 1978. Namanya diambil dari nama komandan militer Amerika Black Hawk.

Serangan berturut-turut terhadap komando dan jet tempur AS tidak berhenti, karena New York Times mengonfirmasi jatuhnya jet tempur Angkatan Udara AS lainnya di kawasan Teluk, sementara Iran mengaku bertanggung jawab atas penembakan jatuh tersebut.

Surat kabar tersebut mengutip para pejabat yang mengatakan bahwa sebuah pesawat serang A-10 Warthog jatuh di dekat Selat Hormuz, membenarkan bahwa pilotnya selamat dan diselamatkan.

Para pejabat hanya memberikan sedikit rincian tentang kecelakaan pesawat tersebut, termasuk keadaan kecelakaan atau lokasi tepatnya. The Wall Street Journal mengutip sumber yang mengatakan bahwa pesawat tersebut tidak jatuh di dalam wilayah Iran.

Read More

Sementara itu, televisi Iran mengumumkan bahwa pertahanan udara Teheran menargetkan pesawat “A-10” milik “musuh agresif Zionis Amerika” di perairan selatan negara itu di sekitar Selat Hormuz pada Jumat malam. Televisi Iran mengatakan akan merilis informasi lebih lanjut nanti.

A-10 Warthog adalah pesawat serang Amerika yang dirancang khusus untuk memberikan dukungan udara jarak dekat kepada pasukan darat

A-10 Warthog adalah pesawat serang Amerika yang dirancang khusus untuk memberikan dukungan udara jarak dekat kepada pasukan darat, menghancurkan tank musuh, kendaraan lapis baja dan target darat, dan kokpitnya hanya berisi satu pilot.

Iran memiliki beragam sistem pertahanan, termasuk S-300 Rusia dan Khordad 15 lokal, selain sistem inframerah seperti Majid, yang merupakan teknologi yang mengurangi ketergantungan pada radar dan membuatnya lebih sulit dideteksi oleh pesawat musuh.

Pakar militer dan strategis Brigadir Jenderal Hassan Jouni mengatakan bahwa jatuhnya jet tempur Amerika di wilayah udara Iran menimbulkan pertanyaan mendasar tentang realitas superioritas udara yang diumumkan Washington. Ini juga mengungkapkan potensi kesenjangan dalam penilaian operasional yang dibangun berdasarkan asumsi netralisasi pertahanan Iran sepenuhnya.

Dia menjelaskan bahwa menembak jatuh pesawat tempur bergantung pada sistem pertahanan udara rudal terintegrasi, yang mengandalkan radar untuk mendeteksi target udara, dan kemudian mengarahkan rudal untuk mencegatnya secara akurat. Ia menekankan bahwa setiap kelemahan dalam menilai efektivitas sistem ini dapat menyebabkan kejutan lapangan yang tidak terduga.

Menurutnya, penilaian AS mengasumsikan penghancuran sebagian besar kemampuan pertahanan udara Iran, yang memungkinkan pembicaraan tentang superioritas udara yang hampir mutlak. Namun kejadian baru-baru ini menempatkan asumsi ini pada ujian praktis, terutama dengan munculnya indikasi masih adanya beberapa kemampuan pertahanan.


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts