Iran Keluarkan Sistem Canggih: Dua Jet Tempur AS Jatuh, Dua Black Hawk Diserang

Pesawat A-10 Thunderbolt II Angkatan Udara AS terbang di atas wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS Juni 2020. Jenis pesawat ini ditembak jatuh militer Iran pada Jumat (3/4/2026). | Foto: USAF/Justin Parsons

sukabumiNews.id, TEHERAN – Militer Iran berhasil menargetkan dan menjatuhkan empat kendaraan – jet tempur – udara Amerika Serikat dalam sehari. Hal ini mempermalukan Presiden AS Donald Trump yang mengeklaim telah menghancurkan semua sistem pertahanan udara Iran.

Sejak Jum’at pagi muncul laporan berturut-turut mengenai jatuhnya dua pesawat dan penargetan dua helikopter AS. “Ini menyoroti klaim palsu yang dibuat oleh Presiden Trump bahwa AS telah menghancurkan sistem pertahanan udara Iran, kata Ebrahim Zolfaghari, juru bicara markas pusat Khatam al Anbiya Iran.

Dalam pidatonya di televisi, dia mengatakan pesawat itu ditembak jatuh menggunakan “sistem pertahanan baru yang canggih” milik Iran. Dia menambahkan bahwa “sebuah jet tempur musuh juga menjadi sasaran di selatan Pulau Qeshm, jatuh di perairan antara Pulau Qeshm dan Hengam”.

Aljazirah Arab memerinci, Jum’at kemarin dimulai dengan Garda Revolusi Iran mengumumkan bahwa pertahanan udara Teheran telah menyerang dan menembak jatuh jet tempur F-35 Amerika, yang kemudian diketahui adalah F-15.

Di tengah pembicaraan mengenai nasib awaknya, muncul berita lain tentang jatuhnya pesawat serang A-10 Warthog. Kemudian tentara Amerika terluka dalam serangan Iran terhadap dua helikopter Black Hawk saat misi pencarian awak jet tempur pertama.

Gambar kursi pelontar dari jet tempur AS yang ditembak jatuh di Iran, dilansir oleh Garda Revolusi Iran, Jumat (3/4/2026). – (X/@IRGCIntelli)

Beberapa jam setelah pengumuman dan konfirmasi Garda Revolusi oleh pers Amerika – mengutip para pejabat dan sumber informasi – militer AS mengakui jatuhnya jet tempur F-15 dalam pesan singkat yang dilihat oleh Associated Press.

Read More

Militer AS berhasil menemukan salah satu dari dua pilot yang pesawatnya ditembak jatuh oleh Iran

Media-media Amerika mengonfirmasi bahwa militer AS berhasil menemukan salah satu dari dua pilot yang pesawatnya ditembak jatuh oleh Iran, setelah pengumuman operasi Amerika untuk mencari mereka, sementara nasib pilot kedua masih belum diketahui.

The Wall Street Journal, mengutip seorang pejabat AS, melaporkan bahwa sebuah jet tempur F-15A Eagle Amerika ditembak jatuh di atas Iran, dan mencatat bahwa “pesawat tersebut memiliki dua awak yang kondisinya masih belum jelas.”

Majalah Air & Space Forces, mengutip sumber informasi, menyatakan bahwa pesawat yang ditembak jatuh Iran adalah F-15E milik Angkatan Udara AS, dan hal ini dikonfirmasi oleh platform data terbuka Ausent Technical dalam analisis gambar yang diterbitkan oleh media Iran.

Hal ini terjadi ketika pihak berwenang Iran mengumumkan hadiah finansial bagi siapa pun yang berhasil menangkap pilot atau pilot Amerika, menurut televisi Iran.

Koresponden televisi Iran mengatakan, “Orang-orang yang terhormat dan terhormat di provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad (di barat daya Iran), jika Anda menangkap pilot atau pilot musuh dan menyerahkannya kepada polisi atau pasukan militer, Anda akan menerima hadiah yang berharga.”

F-15 adalah jet tempur multi-peran Amerika yang beroperasi di segala kondisi cuaca

F-15 adalah jet tempur multi-peran Amerika yang beroperasi di segala kondisi cuaca. Pesawat ini diklasifikasikan sebagai pesawat tempur superioritas udara dan merupakan pesawat serang pencegat.

The Washington Post mengutip para pejabat AS yang mengatakan bahwa anggota militer terluka di dalam dua helikopter Black Hawk yang diserang Iran selama operasi pencarian dan penyelamatan menyusul jatuhnya sebuah jet tempur F-15. Para pejabat menambahkan bahwa kedua helikopter kembali dengan selamat ke pangkalan mereka.


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts