Apabila puasa ini dikerjakan dengan sungguh-sungguh, dengan iman dan kesadaran (Imanan Wahtisaaban), maka sehabis hari sebulan itu akan sangatlah terasa kesannya yang besar bagi jiwa. Lantaran itu pula dapat difahami jika ulama ulama menganjurkan supaya tiap-tiap malam puasa itu dibaharui niat. Niat hendak puasa besok karena Allah. Meskipun misalnya tidak diucapkan, tetapi dirasakan dalam hati.
Kesimpulan:
Puasa sebagai rukun Islam tidak terpisah dari rukun-rukun Islam yang lain untuk mencapai hakikat maksud dari Islam itu sendiri. Sebab sudah diketahui bahwa Islam artinya ialah menyerahkan diri kepada Allah. Maka diri yang yang diserahkan kepada Allah itu hendaklah ditazkiyah (dibersihkan rohani dan jasmanai). Selalu dilatih dan dididik dan diperbaharui senantiasa kesadaran diri itu.
BACA Juga: 20 Hikmah Puasa Ramadhan, Keutamaan, dan Haditsnya
Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.







