sukabumiNews.id, JEMBER – Ada-ada saja kelakuan anggota dewan perwakilan rakyat di negeri ini. Di Jember seorang anggota DPRD dari Fraksi Gerindra atas nama Achmad Syahri As Siddiqi, tepergok bermain gim sambil merokok di rapat paripurna, yang seharusnya menjadi forum serius membicarakan nasib dan persoalan rakyat dipertaruhkan.
“Saya sempat menanyakan alasan yang bersangkutan bermain gim, katanya lupa belum memberi makan sapi-sapi dalam permainan gim pertanian,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember Hanan Kukuh Ratmono usai menggelar rapat fraksi di DPRD Jember, Jawa Timur.
Kukuh menjelaskan, fraksi Gerindra juga memastikan persoalan tersebut telah ditindaklanjuti secara internal karena Syahri merupakan anggota Fraksi Partai Gerindra dan yang bersangkutan telah menjalani sidang etik di Majelis Kehormatan Partai (MKP) di Jakarta dengan keputusan yang dijatuhkan berupa peringatan keras dan terakhir.
“Kami akan tegak lurus terhadap hasil keputusan tersebut. Kalau ada kesalahan yang serupa dilakukan oleh Syahri tentu sanksi yang lebih berat yakni pemberhentian sebagai anggota DPRD Jember,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa pembinaan tidak hanya diberikan kepada Achmad Syahri, namun akan diberlakukan untuk seluruh anggota Fraksi Gerindra di DPRD Jember apabila melakukan pelanggaran serupa.
Sementara itu, Syahri tidak terlihat menghadiri dua agenda rapat paripurna DPRD Jember pada Senin siang yakni Raperda tentang Penetapan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Jember tahun 2026 dan paripurna tentang Laporan Hasil Pelaksanaan Reses I tahun 2026.
Syahri memberi kabar kepada anggota DPRD Jember yang lain bahwa dirinya sedang tidak enak badan, sehingga tidak bisa hadir dalam rapat paripurna tersebut.
Viral di Medsos
Sebelumnya anggota DPRD Jember Achmad Syahri As Siddiqi yang viral karena rekaman video dirinya merokok sambil bermain gim di ponselnya ketika rapat di DPRD Jember, mengaku menyesali perilaku itu dan menyampaikan permohonan maaf.
Ia mengaku khilaf ketika melakukan hal tersebut di tengah-tengah rapat formal yang membahas masalah kesehatan di Komisi DPRD Jember dan mengaku baru pertama kali ia lakukan.
“Saya cukup menyesal sekali, menyesal sekali berbuat seperti itu dan tidak akan mengulangi,” katanya.
Meski sudah meminta maaf, sanksi peringatan keras dari Partai Gerindra tetap dijalankan dan sanksi kelembagaan dari DPRD Jember masih menunggu Badan Kehormatan (BK).
BACA : Anggota DPRD Jember Terpergok Main Game dan Merokok Saat Rapat Paripurna
Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.








