sukabumiNews, KUALA LUMPUR – Ketua Perikatan Nasional (PN) Tan Sri Muhyiddin Yassin meminta Komisi Penyelidikan Kerajaan (RCI) dibekukan untuk menyelidiki tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan campur tangan dalam pengangkatan hakim di negara tersebut.
Hal ini menyusul terungkapnya risalah rapat Komite Pengangkatan Hakim (KJHI) tertanggal 16 Mei 2025 yang diduga bocor ke publik.
Menurut Muhyiddin, pengungkapan tersebut sangat mengkhawatirkan karena melibatkan tuduhan serius terhadap integritas seorang hakim pengadilan tinggi yang dilaporkan mencoba memengaruhi putusan dan memindahkan hakim yang tidak setuju dengan mantan Jaksa Agung.
“Ini merupakan tuduhan serius atas penyalahgunaan wewenang dan campur tangan dalam peradilan. Hak dan kebebasan seseorang untuk mencari keadilan dapat terganggu jika kasus ini benar-benar terjadi,” ujarnya dalam pernyataan resmi, disitat Astro Awani, Senin (14/7/2025).
-
BACA Juga: Sultan Selangor Perintahkan Hakim Syariah Selalu Menjunjung Tinggi Prinsip Keadilan Islam
Ia menjelaskan, integritas menjadi syarat utama dalam pengangkatan hakim sebagaimana tercantum dalam Pasal 23 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 tentang Kehakiman yang juga menekankan kompetensi dan pengalaman sebagai kriteria dasar.
Muhyiddin juga menyatakan keprihatinannya atas kemungkinan campur tangan cabang eksekutif, khususnya Perdana Menteri, dalam penunjukan hakim yang melibatkan kepentingan pribadi dalam kasus pengadilan.
“Saya khawatir jika integritas tidak lagi menjadi pertimbangan penting dalam pengangkatan hakim, keadilan dapat dibeli dan dijual.
“Oleh karena itu, Perdana Menteri harus bertanggung jawab secara moral dengan mengundurkan diri.
“Baru setelah itu dapat dibentuk RCI independen untuk menyelidiki segala pelanggaran dan ketidakpatuhan terhadap hukum dalam pengangkatan hakim,” tegasnya.
Muhyiddin mengatakan bahwa hanya melalui penyelidikan independen, kepercayaan masyarakat terhadap peradilan sebagai benteng terakhir keadilan dapat dipulihkan sepenuhnya.
-
BACA Juga: Kisah Korban Janji Palsu Pekerjaan di Proyek PT LMA Tol Bocimi Seksi III: Mencari Keadilan
Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2025









