PM Anwar Ibrahim: Masalah Ekonomi Negara Saat Ini Lebih Penting daripada Urusan Politik

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengatakan bahwa isu-isu ekonomi negara saat ini lebih penting untuk diperhatikan daripada masalah politik internal. (Ist)

sukabumiNews.id, CHERAS – Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengatakan bahwa masalah ekonomi negara saat ini lebih penting untuk diperhatikan daripada masalah politik internal.

Anwar Ibrahim yang juga menjabat sebagai Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR), memberikan reaksi ini ketika ditanya oleh wartawan tentang seruan dari beberapa pemimpin partai untuk mengambil tindakan terhadap mantan wakilnya, Rafizi Ramli.

“Tidak apa-apa… kami meminta semua orang untuk tetap tenang dan fokus pada tantangan ekonomi negara yang jauh lebih penting daripada masalah pribadi,” katanya kepada wartawan usai melaksanakan shalat Jum’at di Masjid Nurussaadah.

BACA JugaPM Anwar Ibrahim Serukan Masalah Perbatasan Thailand-Kamboja Diselesaikan melalui JBC

Sebelumnya, beberapa pemimpin PKR, termasuk anggota Dewan Kepemimpinan Pusat A Kumaresan, menyerukan agar tindakan diambil terhadap Rafizi karena diduga melemahkan kekuatan partai.

Rafizi juga menantang kepemimpinan PKR untuk memecatnya menyusul pernyataan-pernyataannya yang mengkritik partai tersebut, yang termasuk di antara isu-isu yang disoroti dalam surat peringatan yang diterimanya pada hari Kamis.

Rafizi disebut-sebut sebagai orang yang sangat vokal dalam mengkritik pemerintah dan PKR setelah ia tidak lagi memegang posisi Wakil Presiden di partai tersebut dan mengundurkan diri sebagai Menteri Perekonomian pada Mei tahun lalu.

Read More
BACA JugaMalaysia Dukung Fatwa Ulama Dunia Serukan Solidaritas untuk Gaza

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts