sukabumiNews.id, BANDUNG – Polisi membubarkan paksa sekelompok massa berpakaian hitam yang membuat kerusuhan saat momen Hari Buruh di persimpangan Jalan Cikapayang-Jalan Tamansari pada Jum’at (1/5/2026) malam.
Berdasarkan pantauan di lokasi, saat aparat kepolisian tiba, massa langsung kocar-kacir melarikan diri ke berbagai arah. Polisi kemudian melakukan pengejaran untuk memukul mundur kelompok tersebut.
Dari arah Jalan Sulanjana, personel Brimob Polda Jawa Barat terlihat datang dengan kendaraan taktis (rantis). Aparat juga menyiapkan gas air mata serta water cannon untuk mengendalikan situasi.
“Maju,” kata salah seorang polisi saat memberikan komando di lapangan.
Di sisi lain, api yang sebelumnya membakar pos polisi di simpang Jalan Cikapayang–Jalan Tamansari mulai berhasil dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran tampak berada di lokasi untuk melakukan penanganan.
Hingga saat ini, ruas Jalan Cikapayang-Jalan Tamansari masih belum dapat dilalui kendaraan. Situasi di sekitar lokasi pun masih mencekam. Polisi juga belum memberikan keterangan resmi terkait ada atau tidaknya massa yang diamankan.
Aksi Demo di DPRD Jabar
Sebelumnya, kelompok massa tersebut diketahui sempat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat.
Dalam aksi itu, mereka menyampaikan tujuh tuntutan, yaitu:
1. Mendesak pengesahan UU Ketenagakerjaan baru
2. Penghapusan sistem outsourcing dan upah murah
3. Setop PHK massal dan kendalikan impor
4. Reformasi pajak, naikkan PTKP, dan hapus pajak THR
5. Percepatan pengasahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT)
6. Sahkan perampasan aset
7. Turunkan biaya aplikasi ojek online menjadi 10 persen.
Sumber: Merdeka.com
Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.






![Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang. [Ist]](https://i0.wp.com/sukabuminews.id/wp-content/uploads/2026/04/Wakil-Kepala-Badan-Gizi-Nasional-BGN-bidang-Komunikasi-Publik-dan-Investigasi-Nanik-Sudaryati-Deyang.-Ist.webp?resize=300%2C170&ssl=1)
