sukabumiNews, CIMAHI – PT Anandita Kirana Rasa, pemegang brand Bake To Me, bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi mengadakan pelatihan cooking class.
Melalui program ini, Bake To Me mengajak perempuan kepala keluarga (PEKKA) Kota Cimahi untuk mengembangkan usaha Kuliner dengan Modal Minim. Kegiatan berlangsung di Aula Gedung B, Kompleks Pemkot Cimahi, pada Senin, 23 Juni 2025, dengan diikuti oleh 50 peserta.
Pemilik Bake To Me, Shinta Dewi Andini mengaku, meskipun dirinya tidak memiliki latar belakang dalam dunia pembuatan kue, namun ia berhasil mengembangkan usaha berkat kemudahan dalam menggunakan bahan baku yang berkualitas.
“Saya pribadi tidak pernah membuat kue sebelumnya, tapi dengan bahan yang tepat, siapa pun bisa melakukannya. Yang lebih penting, saya berharap program tersebut bisa menjadi solusi dan inspirasi usaha bagi kita semua,” ujar Shinta kepada sukabumiNews melalui rilis yang diterima, Rabu (26/6).
Dalam pelatihan tersebut, para perempuan kepala keluarga diberi pemahaman mengenai cara pembuatan kue brownis dan roti dengan menggunakan tepung premix.
BACA Juga: Universitas Bakrie Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Gunakan Ecoenzyme Minyak Jelantah
Ia menjelaskan bahwa tepung premix, yang telah mengandung semua bahan dasar, memberikan kemudahan dan kepercayaan diri bagi pemula dalam membuat kue dan roti.
“Premix ini memudahkan siapa saja untuk membuat kue yang enak. Cukup tambahkan bahan tambahan sesuai selera, aduk rata, panggang, dan kue lezat siap dinikmati. Ini yang membuat saya yakin bahwa usaha kuliner berbasis kue dapat dijalankan dengan modal yang terjangkau,” tambah Shinta.
“Inilah kelebihan menggunakan tepung premix. Proses pembuatannya sangat cepat, dan alat yang diperlukan cukup yang ada di dapur. Kalau dijual, keuntungan yang didapat pasti akan sangat mengejutkan,” tambah Shinta.
Sementara itu Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi, Fitriani Manan, memberikan apresiasi tinggi terhadap program pelatihan yang diselenggarakan Bake To Me. Ia menyampaikan rasa kagumnya terhadap kualitas produk Bake To Me dan bahan baku tepung premix yang digunakan dalam pelatihan ini.
“Program ini sangat bermanfaat, tidak hanya memberikan keterampilan baru kepada para peserta, tetapi juga membuka peluang usaha yang dapat dijalankan dengan modal minim. Kami juga mengapresiasi komitmen Bake To Me yang tidak hanya mengedukasi, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memperdalam pengetahuan tentang produk tepung praktis ini,” terang Fitriani.
BACA Juga: SCG Dorong Pengembangan Desa Kreatif Melalui Pelatihan Pembuatan Kue Kering Ikan Lele
Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2025









