sukabumiNews.id, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto membantah tudingan program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat anggaran negara dihambur-hamburkan. Hal itu dia sampaikan dalam peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Jum’at (13/2/2026).
Prabowo mengatakan program tersebut tetap dijalankan meski menghadapi kampanye negatif yang menuduh dirinya menghamburkan uang negara. Dia menegaskan anggaran untuk MBG berasal dari hasil penghematan dan efisiensi belanja negara.
“Ya, kita hadapi kampanye luar biasa, menjelek-jelekin, mengatakan bahwa saya menghambur-hamburkan uang. Padahal saudara-saudara, uang ini adalah hasil penghematan, hasil efisiensi,” kata Prabowo, dilansir IDN Times, Jum’at (13/2).
BACA Juga: Puluhan Siswa SMK di Palabuhanratu Diduga Keracunan MBG, Ini Penjelasan Dinkes
Menurutnya, penghematan dilakukan karena masih banyak potensi kebocoran dan praktik yang tidak produktif dalam penggunaan anggaran. Dia menyebut jika tidak dihemat, anggaran berisiko disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun praktik korupsi.
Prabowo juga menyoroti budaya menggelembungkan anggaran serta pelaksanaan kegiatan yang dinilai tidak memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Dia menyinggung praktik rapat di hotel luar kota, seminar, konferensi, hingga kunjungan yang dianggap tidak berdampak langsung bagi masyarakat.
“Rakyat ditipu, rakyat dibohongi. Ini yang kita hemat, uang ini yang kita alihkan untuk hal-hal seperti ini (MBG),” tegas Prabowo.
BACA Juga: Menkeu Purbaya Nyatakan Dana Bencana Sumatera Aman, APBN 2026 Siapkan Rp60 T
Prabowo memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada dalam parameter yang telah ditetapkan. Menurut dia, defisit APBN masih di bawah batas 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) sebagaimana ditetapkan pemerintah.
Prabowo menekankan pentingnya keberanian dalam menetapkan target, meskipun sulit dicapai. Ia mengatakan Indonesia harus menjadi bangsa yang berani dan tidak menyerah sebelum berjuang. Dia mengaku setelah menjabat, masih menemukan banyak kebocoran dan pemborosan anggaran.
“Saya ingin tertibkan birokrasi kita. Saya ingin menyelamatkan kekayaan negara. Saya ingin menyelamatkan aset-aset negara. Ini terus kita kerjakan,” kata Prabowo.
BACA Juga: Prabowo Ingatkan Pers yang Profesional dan Berintegritas Adalah Aset Bangsa
Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.









