Antusiasme Emak-Emak di Sukabumi: Rela Gendong Balita untuk Bertemu KDM Bapak Aing

Emak-Emak Fantasi ‘Bapak Aing’ rela menggendong Balita untuk bertemu KDM di Lapang Merdeka Sukabumi, Sabtu (26/7/2025) malam. | Foto: Dok Jurnalisme Warga/ Bait Elyas.

sukabumiNews, KOTA SUKABUMI – Ribuan warga Sukabumi antusias menghadiri acara Abdi Nagri Nganjang ka Warga oleh Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM), yang digelar Pemerintah Kota Sukabumi di Lapang Merdeka (Lapdek), pada Sabtu (26/7/2025) malam.

Kegiatan ini pun tidak luput dari kehadiran emak-emak. Bahkan saking “ngefans”-nya terhadap Gubernur yang dikenal dengan sebutan Bapak Aing atau KDM ini, tidak sedikit dari kalangan ema-emak rela hadir dengan menggendong anak-anaknya yang masih balita.

Pihak dari Dinas Kesehatan pun menerjunkan Tim Medis di beberapa titik di sekitar Lapangan Merdeka atau Lapdek, lokasi di mana berlangsungnya acara tersebut.

BACA Juga: Ini Kata Direktur RSU Bhakti Medicare Soal Pemberlakuan Batasan Besuk Pasien Rawat Inap

Pantauan sukabumiNews di lokasi acara, Wakil Direktur RSUD R Syamsudin SH juga tampak standby memantau timnya dalam mengantisipasi warga yang mungkin mengalami kelelahan dan pingsan.

Seorang warga dari kalangan emak-emak, yang juga selaku Ketua RT 08/RW 03 Kelurahan Benteng Kota Sukabumi mengungkapkan bahwa dirinya menyukai KDM karena kebijakan-kebijakannya dalam membantu masyarakat, khususnya anak sekolah yang tidak mampu.

Harapan dan Aspirasi Emak-Emak Warga Benteng Sukabumi kepada KDM

Ketua RT 08/RW 03 Kelurahan Benteng Kota Sukabumi mengaku hadir bersama warganya di Lapang Merdeka untuk menyaksikan KDM dari dekat. | Foto: Dok Jurnalisme Warga/ Bait Elyas.

“Ya, kebijakannya ini yang membuat kami terharu. Beliau bisa membantu masyarakat dan orang tua yang tidak mampu, hingga dia bisa menyekolahkan anak-anaknya,” ucap Ketua RT 08/RW 03 Kelurahan Benteng Kota Sukabumi, Ibu Dian, kepada sukabumiNews, Sabtu (26/7) malam.

Read More

Dirinya berpesan kepada KDM agar pembelian baju seragam boleh bebas tidak ditentukan oleh pihak sekolah atau Koperasi Sekolah, karena harganya lebih mahal dibanding beli di luar.

“Atau bisa juga memakai baju seragam bekas kepunyaan kakaknya atau temannya,” imbuhnya.

Ia juga menitipkan harapan kepada Gubernur Jabar KDM agar di lingkungan tempat tinggalnya bisa dibuka lowongan kerja, supaya para suaminya yang belum mendaptak pekerjaan, bisa memiliki pekerjaan sesuai keahliannya.

BACA Juga: Bupati Karawang Dianggap Sewenang-Wenang, Pengusaha Minta Bantuan KDM

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2025


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts