Yusril Ihza Mahendra Sebut Pemerintah Tak Terlibat Pelaporan Sejumlah Aktivis

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra memberikan keterangan kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 27 April. (Antara)

sukabumiNews.id, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki keterlibatan dalam berbagai pelaporan hukum terhadap sejumlah aktivis maupun akademisi yang dinilai mengkritik kebijakan.

Yusril mengatakan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, bahwa setiap warga negara maupun organisasi kemasyarakatan memiliki hak konstitusional yang sama untuk melaporkan individu lain ke pihak berwajib jika merasa ada ketentuan hukum yang dilanggar.

“Ya pelapor kan bukan pemerintah. Yang melaporkan kan warga masyarakat atau organisasi kan. Pada dasarnya pemerintah tidak bisa melarang, karena itu hak setiap orang untuk melaporkan orang lain,” kata Yusril seperti dilansir Antara.

Mantan Menteri Sekretaris Negara tersebut menyatakan bahwa posisi pemerintah dalam hal ini bersifat pasif karena tidak bisa mengintervensi hak hukum privat warga.

Ia mengibaratkan hal ini dengan posisi pemerintah saat menghadapi gugatan di pengadilan, di mana pemerintah tidak memiliki pilihan lain kecuali menghadapi proses hukum tersebut secara prosedural.

BACA JugaYusril Pastikan Pelaku Demo Anarkis di Makassar Diperlakukan dengan Baik

Yusril juga menjelaskan mekanisme kerja kepolisian dalam merespons laporan-laporan yang masuk dari masyarakat. Menurutnya, aparat penegak hukum memiliki kewajiban untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat guna menghindari tuntutan hukum di kemudian hari.

Read More

“Polisi kalau begitu ada yang lapor, polisi enggak punya pilihan, kecuali harus menindaklanjuti laporan itu. Kalau dia enggak tindaklanjuti, nanti digugat praperadilan,” katanya.

Mengenai anggapan adanya upaya kriminalisasi terhadap pihak-pihak yang berseberangan dengan pemerintah, Yusril memastikan tidak ada instruksi dari petinggi negara untuk melakukan pelaporan tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui identitas para pelapor dan menjamin bahwa pemerintah tetap menghormati kebebasan berpendapat.

Yusril menambahkan bahwa Presiden telah berulang kali menekankan pentingnya ruang bagi para akademisi dan masyarakat untuk menyampaikan kritik. Kritik dan pendapat tersebut menurutnya sama sekali tidak dipersoalkan oleh pihak pemerintah sejauh ini.

“Tapi kalau yang melaporkan itu adalah warga masyarakat sendiri atau organisasi yang ada di masyarakat, ya pemerintah juga enggak pernah nyuruh mereka untuk melaporkan. Jadi prosesnya normal saja,” kata Yusril.

BACA JugaYusril Pastikan Pemerintah Kedepankan Keadilan Restoratif ke Tahanan Anak Aksi Demo Ricuh

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts