Spanyol Panggil Perwakilan Israel Menyusul Pernyataan Penghinaan PM Sanchez

Spanyol memanggil perwakilan kedutaan Israel untuk memprotes pernyataan Menteri Luar Negeri Israel yang menyebut Perdana Menteri Pedro Sanchez (foto) sebagai anti-Semit dan pembohong. (Foto arsip/AP)

sukabumiNews, MADRID – Kementerian Luar Negeri Spanyol memanggil perwakilan kedutaan Israel di Madrid pada hari Selasa untuk menyampaikan protes resmi atas pernyataan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar, yang menyebut Perdana Menteri Pedro Sanchez sebagai “anti-Semit dan pembohong” dalam sebuah postingan di platform X.

Tindakan ini adalah yang kedua kalinya dalam lima hari perwakilan diplomatik Israel dipanggil, menyusul meningkatnya ketegangan antara kedua negara terkait konflik Gaza.

Sanchez sebelumnya merupakan salah satu pemimpin Eropa yang paling vokal dalam mengkritik tindakan militer Israel di Gaza, yang ia gambarkan sebagai “genosida terhadap rakyat Palestina”.

Ia juga mendukung protes besar-besaran pro-Palestina di Madrid yang menyebabkan pembatalan tahap akhir balap sepeda La Vuelta.

“Pagi ini, Kementerian Luar Negeri akan memanggil kuasa usaha Kedutaan Besar Israel di Spanyol untuk menyampaikan protes atas pernyataan dan sikap Menteri Luar Negeri Israel yang tidak dapat diterima terhadap Spanyol dan Perdana Menteri,” demikian pernyataan resmi Kementerian.

BACA Juga: Ukraina Akui Rusia Serang Dnipropetrovsk dengan Rudal dan Drone

Israel sebelumnya menanggapi dengan melarang dua menteri Spanyol memasuki negara itu, termasuk Wakil Perdana Menteri Yolanda Diaz dan Menteri Pemuda Sira Rego, yang berasal dari partai koalisi sayap kiri Sumar.

Read More

Saar mengklaim tindakan Sanchez merupakan upaya untuk mengalihkan perhatian dari skandal korupsi dan menggambarkan kebijakan luar negeri Spanyol sebagai kampanye anti-Semit yang berkelanjutan.

Spanyol telah mengambil beberapa tindakan drastis termasuk membatalkan kontrak pembelian senjata senilai €700 juta dari Israel dan memberlakukan larangan produk dari permukiman ilegal di wilayah Palestina.

Kementerian Luar Negeri Spanyol menekankan bahwa negaranya tidak akan takut untuk membela perdamaian, hukum internasional, dan hak asasi manusia.

BACA Juga: Spanyol, Norwegia, dan Irlandia Resmi Akui Negara Palestina

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2025


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts