Hadiri FPD DPUTR Wakil Wali Kota Sukabumi Tekankan Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana (kedua dari kiri) didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi Sony Hermanto, dan Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, saat menghadiri Forum Perangkat Daerah (FPD) tahun 2026 yang digelar DPUTR, Rabu (4/2/2026). | Foto: Dokpim Kota Sukabumi/ Dede Soleh Saepul

Dalam Forum ini, Wakil Wali Kota juga mendorong penguatan Infrastruktur dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

sukabumiNews.id, KOTA SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) Tahun 2026 yang berlangsung di D’Green Resto, Rabu (4/2/2026). Forum ini menjadi wadah strategis dalam menyusun perencanaan pembangunan infrastruktur yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Kepala DPUTR Sony Hermanto, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, beserta para perwakilan SKPD, para camat, perwakilan Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa, pimpinan Bank BJB, dan para mitra kerja DPUTR.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat, baik melalui forum perencanaan seperti Musrenbang maupun melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi langsung dengan masyarakat.

“Pelayanan publik harus menjadi dasar utama dalam setiap kebijakan pembangunan,” ujar Wakil Wali Kota, Bobby Maulana.

BACA JugaSetda Kota Sukabumi Gelar FPD, Bahas Koordinasi dan Pelayanan Publik

Bobby juga mengapresiasi berbagai capaian dan prestasi yang telah diraih DPUTR, namun menekankan pentingnya penyelarasan program pembangunan dengan aspirasi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas infrastruktur.

Read More

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya mengoptimalkan pelayanan infrastruktur meskipun menghadapi tantangan pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD).

“Pemerintah daerah optimistis dapat meningkatkan APBD hingga mencapai target yang direncanakan melalui optimalisasi pajak daerah serta sinkronisasi program dengan pemerintah pusat dan provinsi,” katanya.

Dikatakan Bobby bahwa infrastruktur menjadi perhatian utama masyarakat sehingga diperlukan keseimbangan antara kebijakan fiskal dan pelayanan publik yang berkualitas, termasuk peningkatan literasi masyarakat terkait pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di wilayah Kota Sukabumi.

Bobby berharap, ke depan, FPD diarahkan untuk mewujudkan grand design pembangunan yang berkeadilan, mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan infrastruktur yang merata.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan rencana relokasi Lapang Merdeka pada bulan April untuk menunjang fasilitas olahraga masyarakat serta perhatian terhadap penanganan persampahan di Kota Sukabumi.

Melalui pelaksanaan FPD Tahun 2026 yang berbasis Key Performance Indicator (KPI), Wakil Wali Kota Sukabumi juga berharap seluruh program pembangunan dapat terlaksana secara terukur dan optimal, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan jalan, gedung, serta infrastruktur lainnya secara berkelanjutan.

BACA JugaPj Wali Kota Sukabumi Ajak FPD Berkomitmen Wujudkan Pemerintahan Berkualitas

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews

Daftar atau

Related posts